HLM ETPD Kota Tual : Perkuat Komitmen Percepatan Digitalisasi Transaksi Daerah

HLM ETPD Kota Tual : Perkuat Komitmen Percepatan Digitalisasi Transaksi Daerah

(tualkota.go.id) — Pemerintah Kota Tual menggelar High Level Meeting (HLM) Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD) yang dipimpin langsung oleh Wakil Wali Kota Tual Bapak H. Amir Rumra, S.Pi., M.Si., dan dihadiri oleh Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) serta para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.

Kegiatan ini dilaksanakan sebagai tindak lanjut evaluasi capaian Indeks ETPD Tahun 2025 serta upaya penguatan strategi percepatan digitalisasi transaksi di lingkungan Pemerintah Kota Tual.

Capaian Indeks ETPD Kota Tual

Berdasarkan materi yang dipaparkan, pada Semester I Tahun 2025 Kota Tual mencatat nilai Indeks ETPD sebesar 68,5 persen dengan status kategori Maju. Capaian ini menunjukkan bahwa implementasi digitalisasi transaksi daerah telah berjalan, meskipun masih memerlukan penguatan di sejumlah aspek untuk mencapai kategori Digital.

Sementara itu, pada Semester II Tahun 2025, nilai Indeks ETPD Kota Tual tercatat sebesar 73,0 persen dan tetap berada pada kategori Maju. Hal ini menempatkan Kota Tual sebagai salah satu daerah di wilayah Maluku yang terus berprogres dalam mendorong transformasi digital tata kelola keuangan daerah.

Dalam paparan perkembangan ETPD Maluku Semester I 2025, disebutkan bahwa secara umum terjadi peningkatan indeks pada sejumlah pemerintah daerah. Namun demikian, terdapat beberapa daerah yang mengalami dinamika persentase, termasuk Kota Tual yang menjadi perhatian untuk terus melakukan percepatan dan penguatan implementasi.

Arahan Wakil Wali Kota

Dalam arahannya, Wakil Wali Kota Tual menegaskan pentingnya komitmen seluruh OPD untuk mengoptimalkan digitalisasi transaksi, baik dari sisi pendapatan daerah maupun belanja daerah.

“Digitalisasi transaksi bukan hanya soal sistem, tetapi juga perubahan pola kerja, transparansi, dan akuntabilitas. Kita harus memastikan seluruh kanal pembayaran dan transaksi pemerintah sudah berbasis elektronik,” tegasnya.

Beliau juga meminta TP2DD dan OPD teknis untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap indikator penilaian ETPD, termasuk perluasan penggunaan kanal pembayaran non-tunai, integrasi sistem, serta peningkatan literasi digital di lingkungan perangkat daerah.

Strategi Percepatan ke Depan

Beberapa langkah strategis yang dibahas dalam HLM antara lain:

  • Optimalisasi penerimaan pajak dan retribusi daerah melalui kanal pembayaran digital;
  • Perluasan kerja sama dengan perbankan dan penyedia jasa sistem pembayaran;
  • Penguatan regulasi dan komitmen internal OPD dalam implementasi transaksi non-tunai;
  • Monitoring dan evaluasi berkala terhadap capaian indikator ETPD.

Melalui HLM ini, Pemerintah Kota Tual menegaskan komitmennya untuk terus mendorong percepatan digitalisasi transaksi daerah sebagai bagian dari reformasi birokrasi dan peningkatan kualitas pelayanan publik.

Diharapkan, dengan sinergi seluruh pihak, Kota Tual dapat meningkatkan capaian Indeks ETPD ke kategori Digital pada periode berikutnya serta mendukung terwujudnya tata kelola pemerintahan yang transparan, efektif, dan akuntabel.

Share this post

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

X