Kemensos RI Monitoring Progres Sekolah Rakyat Terintegrasi 74 di Tual
Pemerintah Kota Tual bersama Kementerian Sosial Republik Indonesia melaksanakan peninjauan lapangan terhadap lokasi pembangunan Sekolah Rakyat Terintegrasi 74 di Kota Tual, Kamis (23/04/2026). Kegiatan ini dilakukan sebagai bagian dari monitoring awal guna memastikan kesiapan lahan serta tahapan awal pembangunan berjalan sesuai rencana.
Peninjauan tersebut dipimpin langsung oleh Wali Kota Tual H. Akhmad Yani Renuat, S.Sos., M.Si., M.H., didampingi Wakil Wali Kota Tual H. Amir Rumra, S.Pd., M.Si., serta Penjabat Sekretaris Daerah Kota Tual Ridwan A. Fadirubun. Turut hadir Direktur Rehabilitasi Sosial Lanjut Usia Kementerian Sosial RI Dr. Dra. Suratna, M.Psi bersama Kepala Sentra Wasana Bahagia Ternate Osep Mulyani, A.KS., M.M., serta jajaran pimpinan Organisasi Perangkat Daerah terkait.
Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan bahwa seluruh aspek pendukung pembangunan, khususnya kesiapan lahan dan perencanaan teknis, telah memenuhi ketentuan sebagai dasar pelaksanaan pembangunan Sekolah Rakyat Terintegrasi. Program ini merupakan salah satu inisiatif strategis Kementerian Sosial RI dalam memperluas akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem, khususnya di wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T).
Photo by Dolta Diskominfo
Dalam arahannya, Direktur Jenderal Pemberdayaan Sosial menegaskan bahwa Sekolah Rakyat Terintegrasi dirancang sebagai pusat layanan pendidikan yang komprehensif. Selain menyediakan fasilitas pembelajaran, konsep sekolah ini juga mencakup penyediaan asrama, layanan kesehatan, pemenuhan gizi, serta pembinaan karakter dan keterampilan hidup bagi peserta didik. Pendekatan ini diharapkan mampu menciptakan lingkungan pendidikan yang mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia secara menyeluruh.
Sementara itu, Wali Kota Tual menyampaikan komitmen penuh Pemerintah Kota Tual dalam mendukung percepatan pembangunan program dimaksud. Ia menegaskan bahwa lahan yang disiapkan telah memenuhi aspek legalitas dan siap untuk digunakan. Pemerintah daerah juga akan terus mengawal proses pembangunan serta menyiapkan sumber daya pendukung guna menjamin keberlanjutan program.
Sekolah Rakyat Terintegrasi 74 Kota Tual direncanakan menggunakan sistem asrama penuh yang diperuntukkan bagi peserta didik dari keluarga kurang mampu. Selain mendapatkan pendidikan formal, para siswa juga akan memperoleh pembinaan karakter, pengembangan keterampilan, serta dukungan pemenuhan kebutuhan dasar yang terintegrasi sebagai upaya memutus rantai kemiskinan melalui sektor pendidikan.
Tinggalkan Balasan