Pemkot Tual Gelar Panen Bawang Merah, Perkuat Ketahanan Pangan dan Kendalikan Inflasi Daerah
(tualkota.go.id) — Pemerintah Kota Tual melaksanakan kegiatan panen bawang merah sebagai bagian dari upaya penguatan ketahanan pangan daerah sekaligus langkah konkret pengendalian inflasi, khususnya pada komoditas hortikultura strategis.
Kegiatan panen yang berlangsung di lahan pertanian milik masyarakat tersebut dihadiri oleh Wakil Wali Kota Tual Bapak H. Amir Rumra, S.Pi., M.Si., pada Jumat (13/02/2026) bersama jajaran perangkat daerah terkait, penyuluh pertanian, serta kelompok tani setempat. Dalam suasana kebersamaan, Wakil Wali Kota turut langsung memanen bawang merah bersama para petani sebagai bentuk dukungan nyata pemerintah terhadap sektor pertanian lokal.
Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota menyampaikan bahwa bawang merah merupakan salah satu komoditas penyumbang inflasi yang pergerakan harganya cukup fluktuatif, terutama menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN). Oleh karena itu, peningkatan produksi lokal menjadi langkah strategis untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga di pasaran.
“Panen hari ini menjadi bukti bahwa Kota Tual memiliki potensi besar dalam pengembangan komoditas bawang merah. Pemerintah akan terus mendorong produktivitas petani melalui pendampingan, penyediaan sarana prasarana, serta intervensi yang terukur,” ujarnya.
Hasil panen menunjukkan kualitas bawang merah yang baik dan siap dipasarkan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Kota Tual. Diharapkan, peningkatan produksi ini dapat mengurangi ketergantungan pasokan dari luar daerah serta memperpendek rantai distribusi.
Selain mendukung stabilitas harga, kegiatan ini juga menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kota Tual dalam memperkuat ekonomi masyarakat berbasis pertanian dan meningkatkan kesejahteraan petani.
Ke depan, Pemerintah Kota Tual akan terus bersinergi dengan kelompok tani dan stakeholder terkait untuk mengembangkan komoditas unggulan daerah secara berkelanjutan, sehingga ketahanan pangan daerah semakin kuat dan inflasi tetap terkendali.
Tinggalkan Balasan